Awan dan langit jalanan di mana hari itu begitu mendung,
Menjadi saksi bisu betapa indahnya hari ini ketika aku bersamamu,
Matamu yang indah itu seolah ada pelangi yang tersimpan keindahanya.
Iya, di sana. Masih tertata rapi dipikiranku. Saat aku menatap mata itu.
Semua terasa begitu indah dan berlalu sangat cepat bukan? Lucu memang.
Logika konyol sekali aku selalu percaya akan setiap kata yang kamu ucap.
Seperti yang kau katakan, aku memang terlalu payah dan bodoh tentunya.
Bahkan dalam hal menyayangimupun aku harus rela untuk semua ini.
Terjatuh dan bangun lalu dan selalu seperti itu seolah kau selalu begitu.
Setiap nada-nada indah lagu yang aku sukai seolah aku merasakan dirimu.
Dirimu di sampingku dan oleh harapan dan kepercayaan bodoh dan konyol.
Aku benci harus jujur padamu tentang semua ini sungguh.
Ingin aku memaki kepada diriku sendiri ketika aku bersamamu.
Mengapa aku begitu bodoh untuk mencintai dan mempercayai dirimu.
Seakan terus memaksa hati ini tuk pergi tetapi menahan untuk di sini.
Tetesan air mata ini selalu mengalir di kedua pipiku ini.
Terkadang pula aku menahan dendam yang memaksaku.
Memaksa untuk membencimu dan berharap kau akan merasakan apa ini.
Aku hanya ingin bertanya apa alasanmu melakukan hal itu lagi bukan?
Kau berkata bahwa takut untuk menyakitiku terlalu dalam. Namun saja.
Bagiku ini sangat sakit. Merelakan seseorang yang aku inginkan di sini.
Hanya saja aku harus membedakan antara masa lalu dan masa kini.
Bahwa perbedaan kita yang memaksa kita tuk berhenti saja sampai di sini.
Ku akui ini memang sedikit menggelikan bagimu, ya memang aku bodoh.
Terima kasih atas tetesan air mata yang selalu kau kirim lewat hati ini.
Yang bagiku ini sangat menyayat hati, memaafkan kesalahan itu kembali.
Ini bukan salahku, salahmu, ataupun Tuhan. Tuhan tau yang terbaik.
Begitu juga caraku mencintaimu, sangat manis dan menggelikan bukan?
Tertapi, lewat air mata ini seolah aku meluapkan rasa dendamku ini.
Lalu aku merelakanmu perlahan, Aku sayang padamu (mantan)kekasihku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar